Adyawinsa Group

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • black color

Wisdom of the Day

Respect is the beginning of understanding and appreciation, and those are what matter in teamwork.

KONVENSI KAIZEN 2008

E-mail Print PDF
Sebagai bukti komitmen dalam melaksanakan continous improvement, tanggal 21 Agustus 2008 PT Adyawinsa Dinamika telah melaksanakan Konvensi Kaizen 2008. Konvensi kaizen ini telah dilaksanakan dua circle yaitu circle pertama tahun 2007 dan circle kedua tahun 2008. Agenda Kaizen ini akan dilaksanakan setiap tahun sebagai komitmen PT Adyawinsa Dinamika dalam mengimplementasikan system mutu ISO 9001.

ISO 9001 : 2000 Elemen 8.5.1

Organisasi harus meningkatkan secara berkelanjutan keefektivan system manajemen mutu melalui penggunaan kebijakan mutu, sasaran mutu, hasil audit, analisis data, tindakan perbaikan dan pencegahan dan tinjauan manajemen.


Dalam terminologi manajemen Jepang, Kaizen adalah kata terpopuler pertama, yang kedua adalah Gemba. Kaizen sendiri mengandung arti perbaikan atau improvement. Sedangkan Gemba mengandung arti tempat yang sejati, tempat dimana tindakan dan peristiwa terjadi.

Dalam persaingan dunia industri yang semakin global dimana kompetitor kita bukan hanya dari dalam negeri tetapi dari seluruh negara, PT Adyawinsa Dinamika menyadari penuh bahwa perusahaan yang tangguhlah yang akan bertahan. Salah satu cara untuk tetap bertahan dari persaingan global tersebut PT Adyawinsa Dinamika mencoba untuk selalu melakukan perbaikan perbaikan secara terus menerus disegala aspek perusahaan. Karena PT Adyawinsa Dinamika bergerak dalam industri manufactur, tema perbaikan perbaikan yang dilakukan selalu bermuara kepada peningkatan produktifitas kerja dengan melihat kondisi actual di masing – masing area kerja. Tiga pilar perbaikan di tempat kerja yang telah dilaksanakan adalah :

  1. 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) adalah langkah kegiatan pertama yang direkomendasikan dalam Perbaikan Gemba. 5R adalah program dasar dalam transformasi budaya kerja.
  2. Penghapusan 7 Muda (pemborosan). Untuk ini diperlukan bedah proses atau bedah tempat kerja untuk melakukan perubahan/perbaikan aliran kerja/proses.
  3. Standarisasi kerja, yang merupakan tindak lanjut setelah kita membedah dan melakukan perubahan proses, sehingga kinerjanya terjaga secara mantap.

Circle pertama pada tahun 2007 telah terbentuk sembilan team dan pada circle kedua tahun 2008 ini terbentuk 13 team dengan keikutsertaan karyawan 60%. Masing - masing team tersebut adalah :

  1. Team Never Give Up dari Dept Produksi Painting.
  2. Team Kawarutang dari Dept Produksi Assy Line.
  3. Team Complit dari Dept Produksi Meco.
  4. Team Bor dari Dept Produksi Machining.
  5. Team Munix dari Dept Produksi Assy Line.
  6. Team Rekab dari Dept Produksi Sub Assy.
  7. Team Toopat dari Dept Plant Engineering.
  8. Team Rebox dari Dept QC/Eng/Purch.
  9. Team SMS dari Dept Produksi Assy Line.
  10. Team Warehouse dari Dept Warehouse.
  11. Team HRD dari Dept HRD/GA.
  12. Team Agil dari Dept Produksi Welding.
  13. Team Antel dari Dept Produksi Finishing.

Kick off Program Kaizen 2008 dilaksanakan pada bulan Januari 2008 dan puncak acaranya yaitu Konvensi Kaizen 2008 dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2008 sekaligus sebagai rangkaian acara memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-63 PT Adyawinsa Dinamika. Berkenan sebagai dewan juri dalam acara ini adalah :

  1. Bp. David Yanto, Managing Director Adyawinsa Group
  2. Bp. Rony Dosonugroho, Director PT Adyawinsa Dinamika Jababeka.
  3. Bp. Anshar Muchtar, Division Head PT Adyawinsa Dinamika Jababeka.
  4. Bp. Jarod Dananjaya, QMR Corporate Adyawinsa Group.
  5. Bp. Pritandjolo Yudho, Quality System Adyawinsa Jababeka.

Dan Hartadi sebagai Chief Facilitator.

Selamat kepada semua team !! Kemenangan adalah proses.. bukan hasil.

Sampai Jumpa di KAIZEN 2009


Dewan juri

Presentasi

The winner

Last Updated ( Wednesday, 04 March 2009 16:36 )